Satu Tahun Empat Surat Keputusan (SK) Penempatan

Alhamdulillah ya kamu, ketika banyak teman-temanmu mati bosan dengan kerjaan yang sama kamu sudah beberapa kali ganti bagian. Begitu kata kawanku ketika kukabarkan bahwa aku sudah pindah ke Jakarta. Ya, pindah ke Jakarta setelah satu tahun aku berkelana di Kalimantan, tepatnya di Balikpapan.

* foto hanya ilustrasi dan diambil dari situs https://tulisansangfajar.files.wordpress.com/2014/07/443d9-jo.jpg

 

Juni 2014, bulan yang penuh kejutan bagiku. Aku menapakkan kaki kembali ke ibukota setelah sekitar satu tahun aku bekerja di Kalimantan. Aku mulai bekerja di Kalimantan tepatnya di Kota Balikpapan pada bulan Mei 2013. Di Balikpapan, aku bekerja di Kantor Cabang BRI Balikpapan A. Yani. Di sanalah aku pertama kali mendapatkan surat keputusan (SK) penempatanku sebagai account officer. Jadi bisa dikatakan bahwa pekerjaanku di sana bukan suatu hal yang disengaja, namun memang berdasarkan penempatan yang dilakukan perusahaanku kepadaku. Kadang aku berfikir mungkin Tuhan menaruhku di sana untuk belajar tentang perbankan di cabang sekaligus belajar arti hidup.

Pekerjaan sebagai account officer BRI itu sangat menyenangkan. Ada banyak hal yang aku pelajari selama menjalani pekerjaan itu. Dari belajar marketing, menganalisis laporan keuangan, membuat neraca, dan tentu saja melatih intuisi kita. Bahkan menjadi account officer BRI kita dilatih juga untuk menjadi collector yang baik. Untuk itulah tidak salah jika menjadi account officer BRI bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam memahami bisnis suatu bank di lini yang utama.

Akan tetapi petualanganku sebagai account officer tidak lama. Pada bulan Februari 2014, turun kembali SK baru yang mengharuskanku berubah  job desk. Aku yang sebelumnya bekerja sebagai account officer tiba-tiba berubah menjadi staff pemimpin cabang. Dari seseorang yang bertugas kebanyakan di lapangan berubah menjadi lebih banyak di dalam ruangan. SK ini sendiri tidak hanya berlaku untuk diriku saja, banyak juga teman-temanku yang berubah SKnya dari account officer menjadi staff pemimpin cabang. Hal ini tentunya tidak lepas dari kebijakan kantor pusat yang melakukan penyesuaian jabatan untuk lulusan officer development program

Menjadi staff pemimpin cabang ternyata mengasyikan juga. Aku kembali harus belajar dan berproses menyesuaikan diri dengan pekerjaan baru ini. Jika selama ini sibuk mencari nasabah dan maintenance nasabah, sekarang ini tugas utamaku adalah menyiapkan kebutuhan cabang terutama keperluan pemimpin cabang. Tugas-tugasku antara lain menyiapkan laporan mingguan, laporan bulanan, menyiapkan presentasi, menyiapkan data-data, dan lain sebagainya. Bagiku ini jelas tantangan baru, dan ilmu baru pastinya. Tidak banyak orang dalam satu tahun yang bisa mendapatkan banyak ilmu dalam satu perusahaan.

Lagi-lagi kejutan kembali mendatangiku di bulan mei 2014. Hampir satu tahun aku di Balikpapan keluar kembali SK baru untukku. Kali ini SK tersebut memintaku untuk kembali ke Jakarta, tepatnya di kantor pusat. Ya aku diminta untuk menjadi staff di Divisi Marketing Communication (Marcomm) Bagian Marketing Public Relation. Dalam hatiku, wow hanya dalam satu tahun aku mendapati diri mendapat 3 (tiga) SK, dan itu semua SK yang dikeluarkan oleh kantor pusat. Aku tentunya juga sangat senang karena Divisi Marcomm adalah divisi yang sangat kuidamkan. Hal ini tidak lepas karena aku merupakan lulusan ilmu komunikasi. Apalagi bagian Marketing Public Relation tidak jauh dari penjurusan yang aku tempuh. Ya saat aku kuliah aku memang lebih fokus di Strategic Communication yang meliputi advertising dan public relation. Alhamdulillah pikirku saat itu.

Akan tetapi kejutan tidak hanya berhenti sampai di situ saja, satu minggu aku di Marcomm aku kembali mendapatkan SK untuk pindah bagian ke bagian Brand Communication Management. Tugasku adalah me-maintenance brand perusahaan, dan tidak main main aku mendapatkan kepercayaan besar untuk mengurus brand micro banking di perusahaanku. Seperti kita ketahui bahwa bisnis terbesar perusahaanku memang fokus di Micro Banking. Nah, dengan demikian hanya dalam satu tahun aku mendapatkan 4 (empat) SK yang berbeda. Suatu pengalaman dan anugerah yang luar biasa tentunya.

Mungkin hikmah yang bisa kita ambil dari cerita ini ada dua poin penting. Yang pertama sabar. Ingatlah ketika meminta sesuatu ke Allah SWT, percayalah kepada-Nya. Tanamkan dalam diri kita bahwa doa kita akan terkabul dan Allah hanya meminta kita salat dan sabar. Ya. semoga Allah mengabulkan doa-doa kita. Coba bayangkan aku yang lulusan ilmu komunikasi akhirnya bisa kembali ke passion-ku setelah berdoa kepadanya. Namun ya itu harus sabar.

Yang kedua adalah ikhlas. Dalam menyikapi pekerjaan yang kita kerjakan kita harus ikhlas menjalaninya. Percayalah bahwa ada rahasia yang ingin Allah tunjukan kepada kita mengapa dia memilihkan pekerjaan itu. Jika masih kurang yakin dengan pekerjaan anda, banyak-banyaklah berdoa “Ya Allah tunjukanlah jalan bagiku”.

Itu saja mungkin ceritaku malam ini. Insya Allah selama 10 hari terakhir menjelang idul fitri aku akan mencoba bercerita kembali setelah vakum menulis cukup lama. Dan cerita kali ini bercerita tentang keajaiban Tuhan kepadaku (bagiku ya). Merasakan empat jenis pekerjaan di perusahaan yang sama dalam satu tahun bagiku anugerah yang luar biasa. Benar apa kata temanku di atas. Alhamdulillah ya kamu, ketika banyak teman-temanmu mati bosan dengan kerjaan yang sama kamu sudah beberapa kali ganti bagian.

 

Jakarta, 17 Juli 2014

 

Dwi Fajar Novianto

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: