Dua Matahari dalam Satu Kelompok

Kategori: Opini

Dalam hidup anda akan sering merasakan kegiatan dengan berbagai jenis orang. Orang tersebut mempunyai berbagai watak. Dari yang keras, lembut, pengertian dan sebagainya. Ada juga yang mempunyai kecenderungan sikap pemimpin, follower, oportunis, dan sebagainya. Nah pernahkah anda terlibat dalam suatu kelompok yang dua orang diantaranya mempunyai keinginan menjadi pemimpin semua.

Pernahkah anda berada dalam satu kelompok dengan dua orang pemimpin? Pernahkah anda melihat masing-masing dari mereka mencoba agar pendapatnya disetujui? Itu baru dua ya. Bagaimana jika tiga, empat atau lebih. Lama-lama bisa hancur kan jika semua orang berebut memimpin suatu kelompok.

Nah ada pengalaman ketika aku kuliah. Ketika suatu saat pembagian kelompok diberikan. Yang anehnya adalah hampir semua orang yang menonjol atau sering tampil dijadikan satu kelompok. Tentunya dengan itu menjadi ekspektasi besar terhadap kelompok ini. Namun yang terjadi justru kelompok ini babak belur. Dosenku menyebut kesalahan kelompok ini karena ada dua matahari.

Dua matahari di sini maksudnya adalah pemimpin. Dua pemimpin dalam satu kelompok kecil dapat merugikan sekaligus menguntungkan bagi satu kelompok. Kerugiannya cenderung pada pada debat kusir dan siapa yang mau mengambil jatah pemimpin utama.

Ya aku ingin memakai perspektif lain dalam hal pemimpin. Banyak orang mengatakan bahwa laki-laki harus dapat menjadi pemimpin, setidaknya pemimpin keluarganya. Namun kadangkala aku berfikir dalam kasus tertentu seseorang harus “mengalah” untuk tidak jadi pemimpin. Apalagi ketika sudah ada beberapa orang yang menjadi pemimpin. Bukan bermaksud untuk menghalangi. Namun jika terdapat dua atau lebih matahari dalam satu kelompok, yang rugi adalah anggota kelompok itu sendiri.

Menjadi jupiter, mars, neptunus, atau bulan sekalipun tidak masalah kok. Asalkan anda bisa memberikan kontribusi kepada sang matahari agar siklus yang ada tetap terjaga. Semua punya bagian masing-masing yang nantinya akan membentuk kesatuan yang baik. Pertanyaan terakhir? Bisa anda bayangkan jika tata surya yang anda tempati sekarang tiba-tiba ditambah satu matahari lagi?

Jakarta, 24 Maret 2013

 

Dwi Fajar N

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: