Lebih Penting Mana? Menepati Janji ke Orang Lain atau Menepati Janji ke Diri Kita Sendiri

Kategori:Opini

Lebih penting mana menepati janji terhadap diri sendiri atau terhadap orang lain? Yap, kalimat itu terucap dari kawanku malam ini. Dia berkata begitu padaku karena melihatku sudah sangat letih hari ini tapi tetap memaksakan menulis.

          Beberapa hari yang lalu aku mengatakan bahwa akan menulis minimal satu tulisan selama dua puluh hari ke depan. Bagiku itu harus kutepati karena itu sama saja dengan janji. Nah, pertanyaan temanku malam ini cukup menggelitikku. Berikut petikannya?

“Ya dah tidur aja jar malam ini, kamu keliatan capek sekali?”, katanya

“Tapi aku wes janji mas sama diriku sendiri, aku bakal nulis selama dua puluh hari ini”, jawabku.

“Kamu kalo sama orang mang janji selalu ditepati? Lebih penting mana coba, menepati janji kepada orang lain atau terhadap diri sendiri”, balasnya..

        Hmmm, pertanyaan yang bagus di tengah capeknya badanku malam ini. Apalagi sudah dua hari ini aku kurang tidur. Namun keinginan kuat untuk menepati janji  membuat tulisan membuatku mencoba meluangkan waktu menulis sebentar. Tema yang sebetulnya hendak kutulis malam ini pun aku ubah. Yah, tema mengenai janji itu juga merupakan tema yang menarik untuk dibahas.

       Nah kembali ke masalah janji tadi. Lebih penting mana menepati janji terhadap diri sendiri atau orang lain? Hmmm sebetulnya ini pertanyaan yang sulit. Bagiku keduanya itu merupakan hal yang penting. Menepati janji kita kepada orang lain tentunya sangat penting karena berpengaruh terhadap kepercayaan orang terhadap kita. Namun menepati janji yang kita buat untuk diri kita sendiri juga tidak kalah penting. Hal ini terkait kedisiplinan dan “sumpah” yang kita cetuskan.

        Ada ungkapan yang sering kita dengar dan mungkin bisa kita hubungkan dengan menepati janji terhadap diri kita sendiri. “Bagaimana mungkin kita mengurus orang lain, jika mengurus diri sendiri  kita tidak bisa?”.  Bagaimana mungkin kita menepati janji kita pada orang lain jika menepati janji terhadap diri kita sendiri tidak bisa.

       Ya sudahlah sudah malam, selamat tidur semua.

Jakarta, 14 Maret 2013

Dwi Fajar Novianto

 

2 thoughts on “Lebih Penting Mana? Menepati Janji ke Orang Lain atau Menepati Janji ke Diri Kita Sendiri

  1. dubudino Maret 17, 2013 pukul 7:19 am Reply

    setuju mas, kalo janji sama diri sendiri belum bisa gimana janji sama orang.
    gimana janji sama calo mertua besok *ini kode
    jangan sampe kecapean dan sakit mas.
    ini lagi musim ga beres.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: