Hidup sebagai Orang Bodoh.

Sebagian orang sungguh-sungguh  lahir untuk menjalani hidup sebagai yang bodoh karena dengan kebodohannya dia akan bertahan. “Aku belum abis” kata Putu Wijaya ketika dia yakin bahwa dia bodoh. Dan dalam waktu-waktu tertentu setiap kita akan menikmati kebodohan. Disaat dimana terlalu banyak keberuntungan dalam hidup dan kita tidak megambil satu pun diantaranya. Kebodohan yang membuat aku, kamu dan dia menjadi tidak rakus. – Rizal Rizzy

Ini sedikit bertentangan dengan tulisan saya sebelumnya yang berjudul “Siapa bilang kami bodoh?”. Hanya melihat dari perspektif yang lain saja, bahwa kadang-kadang manusia juga bisa bertindak bodoh. Ada yang tidak sengaja namun ada juga yang sengaja. Yah, jika sudah pernah bertindak bodoh jangan lagi terjebak di kebodohan yang sama. Perbaikilah dan setelah itu pasrahkan campur tangan Tuhan di situ.

Jakarta, 7 Maret 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: