About Your Dream

Hari ini saya sempat ketiduran. Untung saja masih sempat terbangun sebelum pergantian hari. Jika tidak, maka hari ini akan jadi hari pertama saya absen menulis setelah dua puluh dua hari non stop menulis. Dalam keadaan masih mengantuk saya paksakan untuk membuat sebuah tulisan. Tentunya temanya bukan mengenai kantuk yang membuat saya ketiduran. Jika saya menulis pengalaman ketiduran saya, apa bedanya blog saya dengan sebuah diary, hehehe.

 

Dalam tidur saya yang beberapa  jam itu saya sempat bermimpi. Bermimpi tentang kelas yang saya datangi tadi siang. Bertemu teman-teman dan menjalani aktivitas saya sebagaimana mestinya. Ada canda, ada serius, ada juga saat-saat santai di situ.

Akan tetapi bukan masalah mimpi dalam ketiduran saya yang akan dibahas kali ini. Ya, seperti yang saya bilang diawal jika saya menceritakan ketiduran saya maka apa bedanya blog ini dengan diary, hehehe. Jadi, yang ingin saya bahas hari ini adalah soal mimpi. Eits, bukan soal mimpi saya barusan, tapi tentang impian.

Yap, pada dasarnya mimpi terbagi menjadi dua. Yang pertama, mimpi di alam tidur kita dan yang kedua, mimpi yang dapat diartikan impian atau cita-cita yang ingin kita capai. Nah, mimpi yang kedua alias impian ini yang ingin saya bahas. Mimpi alias cita-cita yang diharapkan dapat membuat kita mengejar hal tersebut dalam hidup dan menjadi tujuan hidup.

Banyak orang yang bermimpi bisa sukses. Namun ukuran kesuksesan  orang sendiri berbeda-beda. Ada yang ukuran suksesnya adalah menjadi terkenal, orang kaya, dan lain sebagainya.  Saya sendiri juga punya ukuran sukses hidup saya yang ingin saya capai. Semoga suatu saat dapat tercapai.

Lalu, apakah boleh bermimpi yang tinggi? Bukankah jika kita gagal mencapai justru jatuh dengan kerasnya. Hmm, jangan percaya hal seperti itu, karena mimpi akan membantu kita fokus pada ide yang ingin kita wujudkan. Lagipula seperti apa kata Ugie Nugroho dalam bukunya, Be a Rockstar in The Working Place, “Buat saya sendiri, mimpi yang tinggi seringkali gagal bukan karena kita takut jatuh, tapi karena kita tidak yakin dapat menggapainya”. So yakinlah dengan mimpimu, bahwa suatu saat nanti kamu bisa menggapainya.

Jadi, jangan ragu untuk bermimpi, dan jangan hapus mimpi-mimpimu. Kejarlah terus itu, dan fokuslah. Seperti apa yang pernah dibilang Mario Teguh dalam acaranya Golden Ways yang masih saya kenang. Jika disitu ada upaya maka akan ada campur tangan Tuhan disitu. Mimpimu bukan hal yang mustahil untuk terwujud, maka upayakanlah itu..

Ragunan, 22 Februari 2013

3 thoughts on “About Your Dream

  1. dubudino Februari 11, 2013 pukul 3:55 am Reply

    superrr sekali.
    mungkin iya kali ya mas. kadang kita takut buat bermimpi karena takut terwujud. padahal sebenarnya mungkin kita sendiri yang malasuntuk berusaha lebih dari biasanyaaa…😀

    • Dwi Fajar Novianto Februari 21, 2013 pukul 2:04 pm Reply

      hahaha. super sekali kayak mario teguh aja. Yap jgn takut bermimpi dari sekarang.

    • Dwi Fajar Novianto Februari 21, 2013 pukul 2:05 pm Reply

      hahaha kayak mario teguh aja. Yap jgn takut bermimpi dari sekarang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: