Target Pasar dan Target Audiens

Saat kuliah ada hal menarik dari diskusi yang dilakukan oleh saya dan kelompok saya dalam mata kuliah “A”. Kami  saat itu sedang “brainstorming” tentang target pasar produk yang dijadikan tugas. Satu pertanyaan muncul saat itu yaitu apakah target pasar dan target audiens itu sama? Hmmm, jawabannya belum tentu.

Menurut saya, target pasar adalah sekelompok konsumen atau pelanggan yang secara khusus menjadi sasaran usaha pemasaran bagi sebuah perusahaan. Sedangkan target audiens adalah sekelompok konsumen atau pengambill keputusan dalam pembelian barang yang menjadi sasaran usaha komunikasi pemasaran bagi sebuah perusahaan.

Jika ada sebuah produk yang ditunjukan untuk segmen konsumen tersebut apakah target audiensnya adalah konsumen tersebut? Hmmm, belum tentu. Saya contohkan sebagai berikut, ada produk susu bayi 1,2,3, target pasarnya adalah balita usia 1,2,3 tahun. Lalu apakah target audiensnya juga bayi itu? Jawabannya tentu saja tidak. Yang menjadi target audiensnya tentunya sang ibu yang merupakan pengambil keputusan dalam pembelian susu tersebut.

Menentukan target pasar dan target audiens sangat penting dalam penyampaian pesannya. Hal ini akan terkait dengan pesan yang terkandung dalam iklan yang ditampilkannya, media apa yang dipakai, dan kapan itu ditampilkan. Contohnya: Susu “A” tadi, walau target pasarnya balita namun apakah pesannya akan ditunjukan ke balita tersebut. Jawabannya tentu saja tidak. Pesan tersebut sebetulnya lebih baik akan lebih condong ditujukan dengan sang ibu. Komunikasinya nantinya juga dirancang cocok untuk membuat sang ibu untuk memakai produknya demi sang buah hati. Media yang dipakai juga disesuaikan dengan media habbit sang ibu. Kemungkinan terbaiknya ya mencari media yang paling sering diakses oleh sang ibu. Sedangkan yang terakhir, soal kapan iklan itu ditampilkan dapat dicontohkan begini, contoh pemasangan media menggunakan televisi. Perlu dicermati acara apa yang akan dipasang iklan. Jika memang target audiensnya adalah sang ibu, jangalah memasang iklan di acara kartun yang distel di pagi hari. Mungkin akan lebih efektif dipasang di acara-acara yang memang banyak ditonton ibu-ibu.

Lalu apakah ini berlaku juga untuk dunia perbankan? Hmmm bisa saja. Saya contohkan sebagai berikut: Misal ada produk tabungan anak-anak untuk usia dibawah 17 tahun. Lalu apakah target pasarnya adalah anak-anak hingga remaja? yap tentunya. Namun apakah target audiensnya adalah mereka juga? Jawabannya belum tentu. Mungkin akan lebih efektif jika target audiensnya adalah pihak-pihak yang berkepentingan dalam pembuatan rekening untuk sang anak. Yap, siapa lagi jika bukan orang tua mereka. Penentuan target audiens ini sangat penting karena akan berpengaruh kepada media yang digunakan, pesan yang disampaikan, dan kapan media ini ditampilkan.

Ragunan, 21 Januari 2013

2 thoughts on “Target Pasar dan Target Audiens

  1. dubudino Februari 14, 2013 pukul 2:37 am Reply

    kalo buat bimbel target pasarnya anak-anak sekolah dan target audiensnya bisa si anak dan orang tua bersangkutan ya berarti.
    enaknya medianya pake apa?
    yang deket sm anak ato orang tua??😀

    • Dwi Fajar Novianto Februari 21, 2013 pukul 2:33 pm Reply

      yap betul ken. Baiknya sih kalo anak SD target audiensnya ortu aja. Bisa pake media internet, brosur, dan sebagainya. Bisa juga dari mulut ke mulut lo. hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: