Critical Point Korek Api Saat Merokok

Ada beberapa keadaan agar merokok itu dapat tercapai. Yang pertama, rokoknya harus ada dan yang kedua harus ada apinya. Nah masalah api ini walaupun sepele, harus dicermati juga. Anda harus paham asal api anda dari mana? Karena ada sebersit tingkat kejujuran dari api yang anda pakai.

Menarik sekali mengamati blog kawan saya Ahmad Musthofa Haroen dalam tulisan Para Perokok, Berhati-Hatilah dengan Korekmu itu di blognya. Dalam blog tersebut kawan saya memaparkan tentang kehati-hatian kita terhadap api rokok.  Jika merokok itu masih bisa diperdebatkan hukumnya antara haram, makruh, dan mubah, lalu apakah asal api anda juga dapat diperdebatkan? Dalam tulisan kawan saya tersebut dijelaskan bahwa merokok bisa jadi haram kalau nyala apinya entah memakai korek, senthir, kompor yang didapat dengan cara yang dhalim, biasanya ghasab. Merokok dengan cara ini tergolong haram lighairihi.

Nah, mengenai tulisan kawan saya itu ingin saya hubungakan dengan korek api. Jika selama ini anda merokok berhati-hatilah dengan korek yang anda pakai. Pastikan bahwa korek apimu sudah betul-betul didapat dengan jalan halal. Jika anda meminjam ke teman korek apinya, izinlah dengan dia. Jangan lupa juga untuk mengembalikan langsung bila sudah dipakai. Memegang terlalu lama kadang-kadang beresiko untuk dimasukan ke kantong. hehehe. Jika tidak sengaja terambil, segeralah kembalikan. Ingat api yang anda hendak pakai itu dapat juga menjadi haram. Namun jika kebutuhan anda saat itu betul-betul mengharuskan untuk merokok, anda bisa saja sms/bbm teman anda itu untuk minta maaf dan meminta izin untuk memakai koreknya. Jangan lupa kembalikan korek apinya di hari berikutnya. hehehe

Ada baiknya memang memakai korek sendiri. Karena asal api anda menjadi jelas dan halal. Akan tetapi dengan asumsi anda membeli koreknya  juga dengan halal yah. Hehehe.

Tulisan saya kali ini berkaca dari banyaknya teman yang sering kehilangan korek api. Bukan bermaksud untuk menuduh orang lain mengambil, mungkin bisa juga karena  lupa menaruh. Dulunya saya juga tidak memungkiri,  kadang-kadang ada juga korek teman saya yang tidak sengaja terbawa. Namun tulisan dari teman saya di blognya menyadarkan saya tentang satu hal, pahami asal api dalam merokokmu.

 

Ragunan, 19 Januari 2013

2 thoughts on “Critical Point Korek Api Saat Merokok

  1. dubudino Februari 14, 2013 pukul 2:39 am Reply

    ahahaha… kejadian yang simpel dan sering terjadi, tapi punya makna yang dalam. *halah ngmong opo to iki😀

    • Dwi Fajar Novianto Februari 21, 2013 pukul 2:34 pm Reply

      hahahhaa. Hal yang halal jgn ikut2an diperbedatkan haramnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: