Kredit Ritel Menengah Berhadiah Apakah Mungkin? bagian 1

Undian berhadiah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bank. Biasanya undian berhadiah diberikan kepada nasabah penabung. Untuk itulah makanya anda akan sering mendengar Gebyar Tahapan BCA, Untung Beliung Britama, Mandiri Fiesta, dsb. Namun pernahkah anda mendengar ada suatu bank memberikan hadiah untuk kredit ritel atau menengah?

 

Gambar

 

Well, tidak bisa dipungkiri bahwa hadiah merupakan iming-iming yang digunakan banyak pihak untuk mencapai target tertentu. Termasuk undian berhadiah di bank-bank yang mencapai milyaran rupiah totalnya. Bank tentu saja memberikan hadiah tersebut agar masyarakat atau nasabahnya mau membuka tabungan, menaikan simpanan, dan menaikkan penggunaan internet banking. Bahkan acara pengundiannya dilakukan besar-besaran dan diliput oleh media televisi.

Satu yang mengganggu pikiran saya adalah mengapa untuk kredit-kredit skala ritel-menengah tidak terdapat acara serupa yang menghadiahkan hadiah besar untuk nasabahnya. Padahal funding dan kredit sama-sama ditarget. Bagaimana jika funding memenuhi target sedangkan target kredit hancur lebur tidak terpenuhi?

Kadang-kadang saya berfikir pemberian hadiah tersebut dilakukan dengan format yang sudah ditentukan. Misalnya: hanya untuk nasabah pinjaman dengan kolektibilitas lancar selama menjalani kredit selalu membayar tepat waktu, dan sebagainya.

Pemberian hadiahnya sendiri dapat berupa hadiah dalam skala besar seperti mobil, emas, dan sebagainya. Namun dapat juga berupa hadiah uang dengan nominal tertentu karena nasabah lancar membayar dalam kurun waktu tertentu. Pemberian hadiah dengan uang karena nasabah dalam tempo waktu tertentu nantinya mungkin akan mirip dengan hadiah kepada nasabah mikro di beberapa bank.

Jika dilihat, memang nasabah ritel menengah bisa dianggap paling enak secara suku bunga karena bunganya tidak setinggi bunga mikro. Namun tingkat penghargaan kepada mereka karena membayar secara terjadwal sangat sedikit. Padahal lumrah dalam dunia perbankan saling take-over pinjaman dari satu bank ke bank lain. Hingga harus dipikirkan cara lain agar outstanding bank tetap terjaga dan juga harus membina loyalitas nasabah. Syukur-syukur dengan satu program dapat menarik nasabah pinjaman baru

Dari beberapa kali diskusi dengan teman ada beberapa kelebihan dan kekurangan dalam hal hadiah kepada nasabah pinjaman.

Kelebihan

1. Unique Selling Point dalam pemberian kredit di Indonesia. Suatu bank jika mau mengambil resiko pemberian hadiah kepada kelompok ritel dan menengah dapat mempunyai sisi berbeda dibanding bank lain. Adanya iming-iming pemberian hadiah diharapkan dapat memacu calon nasabah untuk menentukan pilihan ke bank tersebut. Saat ini fokus hadiah hanya untuk funding saja. Out of The Box mari mainkan di kreditnya.

2. Menjembatani loyalitas nasabah. Kepada nasabah-nasabah pinjaman yang loyal dapat diberikan kesempatan untuk mendapatkan hadiah. Hal ini jika berlaku bahwa nasabah dengan kriteria jangka waktu tertentu  dapat diberikan penghargaan berupa hadiah yang sudah ditentukan nominalnya. Semisal: Nasabah dengan masa pinjam tiga tahun dan selalu dengan kolektibilitas lancar akan diberikan hadiah berupa 2,5%-10% dari total bunga selama tiga tahun atau tahun terakhir saja.  Atau bisa juga nasabah dengan kriteria 6 bulan dan kolektibilitas lancar dapat disertakan untuk pengundian dengan hadiah mobil. Tinggal formatnya saja yang kita bentuk.

3. Kesempatan untuk mendapatkan materi periklanan. Testimoni dari orang yang menerima hadiah dari Bank tersebut merupakan keuntungan. Anda dapat menjadikannya sebagai materi periklanan untuk mengajak orang meminjam di bank tersebut. Adanya orang yang benar-benar mendapatkan hadiah kredit  merupakan strategi periklanan yang jarang saya lihat.

Kelebihan dan Kekurangan akan dibahas di chapter selanjutnya..

bersambung…

Ragunan, 4 Januari 2013

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: