Ketua Kelas di Penghujung Mudaku

12 tahun menjalani hidup sebagai siswa, dan Tuhan baru memberikan amanah sebagai ketua kelas di tahun terakhir sekolah. Kenapa begitu berkesan? karena dari dahulu tidak pernah dapat jadi ketua kelas. Jangankan dipilih, dilirik teman-teman untuk jadi ketua kelas saja tak pernah. Hahahaha”

Gambar

 

Well, selama saya menjalani masa sekolah saya bukan orang yang pede untuk mencalonkan diri sebagai ketua kelas. Jika pemilihan ketua kelas berlangsung, nama saya selalu tidak terdengar. Bahkan jika didengarkan dalam-dalam juga tidak akan terdengar. lah wong memang tidak ada yang mencalonkan. hahaha

Dimulai dari masa sekolah dasar (SD). Walau tingkat persaingan menjadi ketua kelas tidak ketat, tetap saja namanya juga ga pede. Jadi selalu saja orang lain yang diberikan amanah. Mungkin gaya dan style saya bukan kriteria ideal pemimpin mereka. hahaha

Masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) keadaan sama saja bahkan lebih  buruk. Si anak kampung ini sekolah di sekolah favorit kabupaten yang jaraknya 20 km dari rumah. Bertemu dengan anak-anak SD unggulan dan sudah kuasai medan tentunya lebih berat. Jika SD tidak pernah dilirik di SMP malah sudah tidak dilihat. hahaha. Pol-polnya saat itu diberikan kesempatan untuk jadi ketua pagelaran seni kelas saja. Itupun ga tau kenapa bisa kepilih?

SMA kelas 1 dan kelas 2 keadaan mulai berubah. Walau belum dapat kepercayaan jadi orang no 1 di kelas, namun saya sudah dapat kepercayaan jadi orang no 2 atau 3 di berbagai organisasi dari OSIS, organisasi paskibra, dsb.

Nah cerita jadi ketua kelas di kelas 3 SMA itu unik. Saat itu saya meninggalkan sekolah selama 3 hari karena mengikuti perlombaan di Semarang. Pulang dari perlombaan saya tidak jadi juara karena berada di peringkat 16 dari 35 peserta. Sedangkan rekan perempuan saya dapat juara 1. hahaha.

Namun Tuhan memberikan rejeki lain kepada saya. Begitu masuk kelas ada pelajaran dengan wali kelas dan beliau bertanya siapa ketua kelasnya. Ternyata selama tiga hari saya tidak masuk, belum terpilih siapa ketua kelasnya. Well dan akhirnya akan diadakan pemilihan ketua kelas.

Tiba-tiba saja banyak yang mencalonkan saya sebagai ketua kelas. OMG, nama saya diteriak-teriakan oleh teman-teman kelas saya. Baru pertama kali nama saya cetar menggelegar halilintar dalam pemilihan ketua kelas. Hahahaha.

Dan akhirnya dengan pemilihan ketua kelas yang singkat, saya berhasil menjadi ketua kelas dengan perolehan suara di atas 50%. Kalau tidak salah juga pesertanya hanya dua. hahahaha. Jadi pemenangnya pasti diatas 50% suara. Dan alhamdulilah pemilihan berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa ada money politik. hahaha

Namun ada peristiwa menarik saat awal-awal jadi ketua kelas. Oleh karena saya sedang sibuk mengurus ulang tahun sekolah, beberapa kali saya absen ikut pelajaran. Ada satu pelajaran yang saya sering absen, dan dengan demikian wakil ketua kelas yang menggantikan. Karena dari awal si ibu guru selalu berhubungan dengan wakil saya, sampai akhir semester beliau selalu mengira wakil saya itu ketua kelasnya. hahaha

Kenapa ya saya tulis tulisan seperti ini? hmmm… semenjak saya SMA alhamdulillah tingkat pede meningkat. Itu terjadi karena keberanian tumbuh, situasi mendukung, dan keberuntungan. Sebelum saya jadi ketua kelas untuk pertama kalinya selama sekolah, saya sudah dapat banyak kepercayaan dari teman-teman di berbagai organisasi. Dari OSIS, Pramuka, Tontama, dan lain sebagainya. Saya juga dapat kepercayaan menjadi ketua acara ulang tahun Sekolah. Namun entah mengapa menjadi ketua kelas di kelas 3 SMA sangat berarti, mungkin karena ini adalah tahun terakhir saya sekolah. Jika tidak saat itu maka selama sekolah saya hanya pernah menjadi seksi-seksi saja. Ups ngomong-ngomong saya pernah jadi seksi tertentu saat sekolah tidak ya??

 

Ragunan, 31 Desember 2012

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: